Saturday, May 9, 2020

May 09, 2020

BERDAMPAK!

Beberapa hari aku sering merenung melihat kesuksesan banyak milenial semuda aku, mereka bisa jadi "influencer" dan dampak bagi banyak anak muda lainnya untuk bisa sukses. Jujur rasa minder, iri, dan terkadang merasa lebih kurang suka menghantui. Nggak jarang juga aku menonton banyak video tentang Tujuan Hidup, dan aku juga iri apakah aku bisa jadi dampak karena kesuksesan aku, kepinteran aku?

Tapi setelah itu ada sesuatu yang masuk ke dalam hati & pikiran ku, bahwa setiap orang memiliki tujuan masing-masing yang Tuhan tetapkan di setiap orang yang punya satu tujuan yaitu memuliakan nama Tuhan. Setiap pekerjaan menjadi Guru, Dokter, Pengusaha, Pegawai Swasta, Presiden, Ibu Rumah Tangga, bahkan beberapa pekerjaan yang kita anggap remeh seperti Tukang Kebersihan, Tukang Parkir, semuanya yang kita kerjakan harus membawa nama Tuhan untuk lebih dimuliakan.

Namun yang paling utama dari setiap pekerjaan apapun yang kita lakukan adalah :

1 Timotius 4:12 (TB)  Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

Teladan dalam : 

1. PERKATAAN 


Integritas kita dilihat dari apa yang keluar dari dalam diri kita.

Biarlah lidah kita hanya mengeluarkan berkat dan dari apa yang keluar dalam mulut biarlah itu menjadi cerminan dari Tuhan.

* BICARA DENGAN INTEGRITAS

Yakobus 5:12 (TB)  Tetapi yang terutama, saudara-saudara, janganlah kamu bersumpah demi sorga maupun demi bumi atau demi sesuatu yang lain. Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak, supaya kamu jangan kena hukuman. 

Apa yang keluar dari mulut kita harus bisa dipegang; Netral (tidak memihak), Jangan bergossip tentang orang lain, apa yang keluar dari mulut kita harus bisa kita pertanggung jawabkan dengan tindakan kita jangan sampai perkataan kita  menjadi boomerang buat kita. Lidah itu ibarat PEDANG. Gunakan kekuatan dari lidah kita untuk memberitakan KEBENARAN & KASIH. 


2. TINGKAH LAKU

Lukas 6:43
"Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.

Lukas 6:44
Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.

Yakobus 3:12
Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara? Demikian juga mata air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar.

Dan apa yang kita perbuat buah-buah dari setiap pemikiran & tindakan kita  orang akan tahu bahwa pohon kita berakar kuat dalam Kristus dan merefleksikan tindakan Kristus.

Karena aku pernah baca quote "Dont live like other christians, but live like Christ" yang berarti "setiap tindakan dan hidup kita jangan mencontoh orang kristen, tapi hiduplah seperti Kristus"

3. KASIH

Aku pernah denger kata-kata yang bilang begini

"kasih sejati adalah ketika kita memiliki pilihan untuk pergi, namun kita tetap tinggal"

Lukas 6:27-29, 32-33, 35-36 (TB)  "Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;

mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu;

berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.

Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu.

Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosa pun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka.

Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian.

Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.

Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati."

****

Kasih yang luar biasa & kasih sejati adalah justru kita mampu mengasihi orang yang tidak layak kita kasihi yaitu musuh-musuh kita & orang yang berbuat jahat dan membenci kita.


Ada beberala hal pentinya kasih juga dari gambar yang aku insert di blog ini. segalanya menjadi sia-sia tanpa KASIH, so powerful. 

Dalam standarisasi manusia melihat apa yang di depan mata dan cenderung melihat hasil seperti pekerjaan selesai tapi dengan bersungut-sungut. Kita bisa memberi tanpa mengasihi, tapi kita tidak bisa mengasihi tanpa memberi. Lebih dari itu, Tuhan lebih melihat seberapa banyak KASIH yang kita taruh dalam setiap pekerjaan kita, bukan seberapa banyak yang kita selesaikan.

Apapun yang kita kerjakan seperti membukakan pintu bagi orang lain, tersenyum, lakukan lah itu atas landasan KASIH. karena KASIH mampu mengubah dan menutupi banyak sekali pelanggaran. 

3. KESETIAAN & KESUCIAN KITA

Beberapa orang suka menchallenge apakah orang kristen boleh ciuman dalam pacaran? Apakah halal ke clubbing ? Atau minum anggur, merokok, tatto an? Honestly untuk tau apakah itu dosa atau nggak aku juga nggak tau. 

Tapi yang aku tau adalah :

1 Korintus 6:19 (TB)  Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? 

1 Korintus 6:20 (TB)  Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! 


Kalau memang ciuman atau pergi ke clubbing adalah pintu kita untuk ke gerbang yang membawa kita ke dalam hal buruk menurut aku lebih baik dihindari. Dan mungkin pertanyaannya adalah apakah hal itu berguna? 

Kesetiaan kita juga dilihat dari segala hal yang kita kerjakan dalam hidup berumah tangga, dalam pekerjaan kita, hidup menggereja, dan hidup bersosialisasi dengan orang lain. Apakah kita setia, bertanggung jawab dan berkomitmen sampai akhir? 


***************

Dan di akhir menurut aku adalah apapun profesi kita, kondisi kita, keadaan kita, jadilah DAMPAK ! Kita nggak mesti menunggu kaya, banyak uang, untuk mampu memberi.  Tapi TERANGILAH di tempat manapun Tuhan tempatkan kamu. 

jadilah TELADAN dari setiap apa yang keluar dari diri kita.

Apapun yang kita kerjakan adalah bentuk penyembahan kita & ibadah kita pada Tuhan :

Kolose 3:23 (TB)  Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Dan aku bersyukur bahwa Tuhan ku bukan tipe Tuhan yang selalu melihat hal besar dan menghargai hanya hal besar atau prestasi besar :


Matius 25:40
Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Tuhan kita adalah Tuhan yang justru sangat menghargai hal kecil yang kita lakukan dengan KASIH. Dia bahkan bilang bahwa apapun yang kita lakukan pada orang yang PALING HINA atau TAK DIANGGAP BAGI DUNIA dan seseorang yang REMEH bagi dunia  kita sudah melakukannya untuk DIA. 


Dan apa hal paling penting dalam menjadi terang?

Tetaplah berakar pada SUMBER TERANG itu sendiri. 

Saturday, May 2, 2020

May 02, 2020

Kekristenan bukan Agama!!



"Kekristenan itu bukan Agama tapi GAYA HIDUP."

Penebusan, Berbuat baik & benar, keselamatan, pahala, apakah semua saling berhubungan? Dalam prinsip Kristen percaya bahwa dengan menjadi "kristen" itu cukup bisa masuk surga karena Tuhan Yesus sudah menebus bagi yang "percaya di dalam nama Yesus". Banyak juga relevansi dalam Alkitab yang mengisahkan Kasih Bapa yang tak bersyarat seperti kisah anak yang hilang di Lukas 15:11-35. Sehingga banyak alasan dari orang Kristen yang nggak menganggap serius arti Kekudusan/ hidup Kudus karena sudah terpatok bahwa Tuhan itu akan mengampuni dan keselamatan bagi yang percaya sama Yesus (auto surga, people say). Atau ketika berbuat baik baru bisa masuk surga so Yesus nggak benar-benar kasih menyelamatkan yang percaya sama Dia?

Well, if that what you think, I have to admit that you are still a baby Christian.

Keselamatan datang hanya dari Tuhan Yesus, karena kalau mengandalkan kesucian manusia nggak ada yang sanggup masuk hadirat Tuhan, karena dosa kita sudah kehilangan kemuliaan Tuhan. Tapi ketika kita benar-benar mengasihi Tuhan, kita akan berubah dalam budi kita, dari cara hidup kita yang lama menjadi serupa dengan Dia.

Serupa dalam hal berfikir, bertindak, kasih, bahkan dalam menanggapi sesuatu in short we can use this formula "what would Jesus do if ........ ?"

Hidup benar dan berubah dari cara hidup dunia HARUS menjadi GAYA HIDUP & STANDARD HIDUP orang percaya.

Aku mau sharing sedikit. Sebelum Tuhan menjamah aku, untuk terus melihat kekurangan orang, ngomongin orang itu adalah suatu kebiasaan/ gaya hidup buat aku. Mudah banget untuk menghakimi orang, sedikit-sedikit ngedumelin hidup, bersungut-sungut akan ini itu, kawatir akan ini itu.

Tapi, semua beda ketika Tuhan sudah menjamah. Walaupun memang aku harus masih banyak belajar tentang pengendalian diri, emosi, iri hati. Tapi ketika satu persatu aku tinggalin untuk belajar nggak bersungut-sungut karena tau itu akan menyakiti Tuhan, itu menjadi GAYA HIDUP.

Orang percaya banyak terkecoh dengan kebiasan dunia. Menganggap bahwa apa yang biasa dalam komunitas atau mayoritas adalah sesuatu yang NORMAL & LUMRAH sampai lupa pada STANDARD KEKAL Allah. Bukan karena untuk mencapai surga itu harus banyak pahala, no, itu terkesan kewajiban untuk melakukan hal baik dan memaksa, Tuhan bukan tipe orang pemaksa, Ia memberikan kehendak bebas bagi setiap anakNya. Dan Ia nggak mau anak-anakNya menjadi tawanan yang "wajib berbuat baik" hanya untuk bisa menikmati hadiratNya. Namun aku percaya  karena Tuhan Yesus yang melayakan aku untuk masuk hadiratNya. Dan surga bukan tujuan aku, tapi Yesus lah tujuan aku. Maka dari itu aku suka quote dari novel To Kill A Mocking Bird yang bilang "satu hal yang tidak mematuhi peraturan mayoritas adalah hati nurani".

Oleh sebab itu ketika kita benar-benar mengasihi Tuhan, kita harus minta Tuhan untuk memampukan kita menjadi serupa dengan Dia. Hanya Tuhan yang mampu mengubah manusia. Sehingga apa yang baik & benar bukan lagi sebagai kewajiban yang berat untuk dilakukan, melainkan menjadi GAYA HIDUP dan pembuktian kita bahwa kita benar-benar mengasihi Tuhan dengan segenap hati untuk tidak menyakiti Dia.

Sama seperti apa yang Rasul Paulus katakab :

1 Korintus 13:11 (TB)  Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.

Ketika kita sudah tau kebenaran sudah seharusnya kita menjadi Pelaku Firman & bukan hanya Pendengar Firman. Kita adalah terang & garam dunia, biarlah apa yang kita perbuat Tuhan Yesus dipermuliakan di setiap aspek dalam hidup kita.

Karena ketika hidup kita telah dibeli oleh darahNya, pikiran & hati kita bukan lagi milik kita, tapi biarlah dalam diri kita nama Tuhan yang dipermuliakan. Amin

Jadilah Alkitab bagi orang lain.