Lahir menjadi PEMENANG !
Dulu sebelum aku masuk dalam pengenalan akan Tuhan, aku selalu mengasosiasikan bahwa janji-janji Tuhan yang ada dalam FirmanNya memaksudkan aku bahwa aku akan menjadi seorang pemenang yaitu orang sukses secara dunia, dengan dekat sama Tuhan aku tidak berkekurangan materi , aku diberikan kesehatan sehingga hidup di dunia ini terasa lancar tanpa hambatan bersama Tuhan, untuk lebih lengkapnya kalau kalian ingin tau perjalanan iman aku klik disini
Tapi ternyata setelah pengenalan akan pribadi Tuhan, aku baru merasa bahwa Tuhan yang membukakan pengertian & pemahaman yang selama ini aku salah mengerti.
Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. (Roma 14:17)
Aku dulu berfikir, bahwa iman itu pasang surut. Dan ketika aku lagi menggebu-gebu aku sering bilang ke Tuhan bahwa aku takut kalau harus hidup lama-lama, terlebih ketika baca Alkitab dan Alkitab jelas memaparkan tentang hari-hari akhir akan masuk masa kesukaran, dimana banyak orang murtad, dan kasih orang kebanyakan akan hilang (Matius 24:1-51). Dan kita bisa merasakan sekarang pada masa-masa sekarang: perekonomian lumpuh, banyak pegawai di PHK karena covid-19, berita kriminalitas semakin meningkat. Aku sering berfikir bahwa aku takut iman aku nggak kuat ketika aku merasakan masa-masa itu.
Tapi setelah aku mulai perkenalan akan Tuhan dan membaca firmanNya untuk MENGENAL Tuhan lebih dalam, Tuhan memberikan aku beberapa ayat pengingat bahwa anak-anak Tuhan pada masa kesukaran akan keluar menjadi PEMENANG untuk bertahan bersama Kristus dalam masa kesukaran.
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita (Roma 8:37)
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
Ketika aku berfikir bahwa aku takut murtad ketika masa kesukaran datang, aku takut meninggalkan iman aku sama Kristus, tapi Tuhan ngingetin aku bahwa aku DILAHIRKAN & sudah DITETAPKAN menjadi PEMENANG. Dan Tuhan mengingatkan aku bahwa untuk anak-anak yang lahir dari Tuhan, Roh Kristus yang berada dalam diri kita jauh lebih besar dari segala roh-roh jahat yang ada di udara, dan dengan KEBANGKITAN TUHAN kita yang berada di dalam Kristus SUDAH MENGALAHKAN DUNIA.
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia. (Yohanes 16:33)
Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia (1 Yohanes 4:4)
Sehingga BUKAN USAHA kita yang mengalahkan roh-roh jahat, tapi Tuhan ngingetin aku bahwa ROH TUHAN SENDIRI yang ada DI DALAM KITA yang sudah mengalahkannya, dan justru pada masa kegelapan anak-anak Tuhan tetap bercahaya dan dapat menghasilkan buah Roh berlimpah pada Galatia 5:22-23 karena SUKACITA & DAMAI SEJAHTERA yang timbul dalam hati kita BUKAN HASIL USAHA KITA namun ROH TUHAN sendiri yang akan membuahkan BUAH-BUAH ROH dalam diri kita selama kita terus berpegang pada POKOK ANGGUR yang benar.
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. (Yohanes 15:5)
Aku sangat bersyukur dan berterimakasih pada Tuhan bahwa Tuhan sungguh teramat baik, Tuhan menghiburkan aku dan selalu mengingatkan aku bahwa Buah Roh Kudus TIDAK BERGANTUNG pada situasi, selama kita terus bersama TUHAN, BUAH ROH ITU TETAP : Sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. (Galatia 5:22-23)
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? (Roma 8:31)
Roma 8:35-37 (TB) Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan."
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.
Sehingga jika kita di dalam Kristus kita juga mendapatkan janji-janji menjadi Ahli Waris Kerajaan bersama Kristus
Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. (Roma 8:17)
Amin.
