Monday, December 5, 2022

December 05, 2022

Lahir Baru Pertama Kali; Jatuh Cinta sama Tuhan Yesus

 



Holla kali ini aku mau sharing perjalan iman aku bertemu dengan Kebenaran yang kesekian kalinya. 


Aku terlahir sebagai seorang kristiani, orang tuaku terutama mama ku adalah seorang Katolik yang taat, sehingga untuk menerima Yesus Kristus sebagai Juru Slamat sudah sejak 27 tahun yang lalu ketika aku pertama kali lahir dan dibaptis sah secara Katolik. Aku tumbuh di lingkungan dan pertemanan dengan orang-orang yang takut akan Tuhan. Namun hal disini ada yang menarik ketika pertama kali aku merasa bertemu Tuhan dan merasakan jatuh cinta kali pertama bersama Tuhan Yesus ketika umurku menginjak 25 tahun. 


Tahun 2016 adalah tahun kampus aku mengadakan KKN di sebuah desa, disitu aku bertemu temanku seorang kristen reformed yang kami mempunyain project bersama seminggu sekali untuk mengajar sekolah minggu. Kami bertiga; aku, Feli & Metias. Setiap selesai mengajar sekolah minggu salah seorang temanku yang reformed selalu menceritakan keindahan Alkitab dari awal, namun pada saat itu aku belum terlalu dalam untuk mau belajar Alkitab hanya saja ada sedikit ketertarikan untuk mendengarkan Alkitab lebih dalam walaupun kami tahu pada saat itu hanya bisa sedikit waktu bercerita. 


Hingga akhirnya selesai KKN kami lost contact, hingga akhir tahun 2018 aku mulai peralihan untuk tidak menggunakan salah satu media sosial yang menjadi wadah komunikasi selama kuliah. Entah mengapa Tuhan menaruh temanku di dalam hatiku untuk menyimpan nomornya, setelah lost contact sekian lama dan sebelum aku uninstall medsos tersebut aku kontak dia untuk menyimpan nomornya. Kami pun juga tidak pernah kontak-kontak lagi selain daripada terkait Alkitab. 


Hingga akhirnya tahun April 2020 adalah awal perjalan imanku dimulai. Ada sesuatu pertanyaan yang ada di dalam benakku terakit dengan tokoh-tokoh yang naik ke Surga, pada saat itu Gerejaku sedang merayakan hari Raya Maria naik ke Surga. Pada saat itulah aku mulai WA dia terkait pertanyaanku itu di ayat mana yang mendeskripsikan bahwa Maria naik ke surga. Uniknya temanku nggak langsung menjawab pertanyaanku, tapi simply dia bilang "kamu baca Alkitab dulu dari awal - akhir setelah itu kita diskusi", dia nggak pernah langsung menjawab tapi dia mengarahkanku kepada poin inti dari Injil itu sendiri. 


Dengan pergumulan yang cukup lama sampai akhirnya November 2022 aku mantap untuk pindah Gereja ke Reformed. Pindah iman ku juga cukup banyak mengorbankan sesuatu dari rencana pernikahan yang akan aku lakuin di pertengahan 2021 karena mantan ku Katolik dan akhirnya kami memutuskan untuk berjalan sendiri-sendiri. Nggak sedikit keluargaku yang menyayangkan pilihan ku karena pilihan ini pada saat itu kompleks dan sudah melibatkan keluarga dan hubunganku yang sudah 7 tahun berjalan. Beberapa juga berkata kenapa aku nggak dari dulu pindah ? Tapi ketika aku lihat kebelakang karya Tuhan tepat pada waktuNya. 


Saat ini mantan pasangankupun sudah bahagia menikah dengan istrinya, walaupun saat ini aku juga masih sendiri tapi buat aku untuk pengenalan Tuhan itu indah melebihi apapun. Ketika aku flashback juga butuh 4 tahun dari awal pertemuan temenku sampai akhirnya aku tertarik untuk mengenal Injil. Aku terkadang berfikir kenapa nggak 2016 aja pada saat itu ? tapi nggak waktu Tuhan tepat pada waktuNya. :) 

Friday, November 4, 2022

November 04, 2022

Apa yang perlu dikawatirkan ?

 


Aku kemarin baca sebuah caption yang kira-kira seperti ini bunyinya : Apa masa lalu yang masih kamu rindukan jika Tuhan yang dulu juga Tuhan yang sama dengan hari ini ? 


Aku rasa kegelisahan yang aku rasakan adalah ketika aku sudah mulai menaruh identitas & nilai diri ku di sesuatu selain Tuhan. Aku tidak bisa menemukan kepuasan lagi di dalam Tuhan karena pikiran & hatiku terkurung oleh masa lalu, oleh iri hati, oleh my own desire, oleh ekspektasi-ekspektasiku. Padahal Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! (Roma 11:36)

Kalau hidup untuk Tuhan dan Tuhan yang dulu di Alkitab adalah Tuhan yang sama yang setia pegang tangan kita, Dia tidak pernah berubah, masa lalu apa yang masih kamu rindukan ? masa depan seperti apa yang perlu dikawatirkan ? 


Monday, October 17, 2022

October 17, 2022

Letting Go & Letting God


 


Today marks something hurt & the beginning of me. 


It's been 2 years getting close with someone I was hoping for, but on the other hand I know that he becomes my idol so far I knew him. We were close without any commitment, I don't know since then I keep asking him about commitment and maybe it bothered him and he keeps silent all the time till I write this post. 


On the other hand I'm hurt, I don't have any sight instead where God will lead me. I feel that I lost the half of me, but on the other hand I know God is working hard to shape me to His directions. And He reminded me through Samuel "it's good for whatever He does". I think I've tried my best to keep this relationship. I try to be a better version, but I can't control something, I can't control someone's heart, whatever he did to me I think it's just how God wants me to grow. 


I'm sorry Lord for always keep saying I hate Your ways. Please help me Lord the unbelief to rest in You, to rest in Your ways for I know whatever You have in store is good for me. 



Amen 

17 Oct 2022

Tuesday, September 20, 2022

September 20, 2022

Kasih Yang Tak Gagal

 Hello guys kali ini aku mau menceritakan pengalaman & refleksi aku untuk saat ini. 


Proses tentang pasangan hidup yang Tuhan ijinkan saat ini mengajarkan aku banyak hal tentang sifat Tuhan dan terlebih dalam pembentukan karakter ku. 


1. KESABARAN  


Jujur untuk single di umur 27 menuju 28 tahun itu nggak mudah. Banyak rasa iri hati, insecure yang aku alami. Terlebih ketika kita sudah dekat sama orang hampir bertahun-tahun namun apa yang ingin kita dengar seperti hal dasar dalam hubungan yaitu kepastian belum bisa aku dapatkan. Aku terkadang menyalahkan Tuhan seolah kenapa untuk masalah sekecil ini aja Tuhan harus buat aku nunggu bertahun-tahun ? Aku fokus kepada orang menyalahkan karakternya seolah membuat aku berfikir bahwa alur ini aku yang mengendalikan.


Sulit buat aku untuk sabar, terlebih dari dulu segala keinginan ku, dominan aku sama pasangan terdahulu sangat besar.  Pasanganku yang dulu selalu bisa ngabulin apa yang aku minta, apalagi hanya sebuah kepastian ? tanpa kau minta pun dia selalu mengaffirmasi hal tersebut. Namun masa ini Tuhan benar-benar mengajariku untuk taat pada waktu Tuhan. 


Kesabaran yang bukan untuk menunggu jawaban, namun kesabaran dalam melepaskan berhala yang saat ini ada di dalam hati aku. Kesabaran tanpa ekspektasi bahwa harapan aku harus terpenuhi, namun kesabaran untuk percaya apapun yang di depan mata yang telah disiapkan oleh Tuhan. 


Lalu aku berfikir lagi tentak karakter Tuhan, selama 27 tahun aku hidup penuh dengan kegagalan untuk mengasihi sesama dan kegagalan jatuh ke dalam dosa. Namun Tuhan tidak pernah ingkar untuk tidak setia

 

2 Timotius 2:13 "jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.”

 

1 Korintus 13:4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

 

 Amsal 16:32 Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.

 

Galatia 5:22-23 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu



2. MENGASIHI SEPERTI TUHAN


Sulit untuk mengasihi seseorang jika dia selalu berbuat hal yang sama berkali-kali. Terkadang aku tinggi hati untuk berfikir bahwa aku mungkin bisa dapetin yang lebih, namun entah Tuhan masih menginjinkan aku untuk memiliki perasaan yang cukup besar sama seseorang yang sulit membuat aku berpaling. Hingga pada waktunya Tuhan menegur aku di dalam hati, apa yang membuat aku layak untuk Tuhan perjuangkan ? Ketika Tuhan melakukan pengorbanan buat aku 2000 tahun lalu di salib, tidak ada yang membuat aku layak untuk diperjuangkan apalagi Tuhan harus mengorbankan nyawanya untuk seseorang yang nggak worth seperti aku ? lalu apa yang membuat aku berfikir bahwa aku layak mendapatkan yang jauh lebih baik hanya karena aku memandang diri aku baik ? sebab semuanya adalah hanyalah Kasih Karunia Tuhan. 

 

“Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.” (Roma 5: 8)

 


3. PERCAYA SEPENUHNYA SAMA TUHAN 


Untuk saat ini aku merasa sangat mengontrol jalan hidup ku, padahal Tuhan udah punya timeline hidup manusia, aku mau berjalan sesuai dengan rencanaku, aku melupakan bahwa aku dibuat Tuhan oleh Dia & untuk Dia. Dalam hal ini Tuhan bener-bener ngajarin aku untuk percaya & berserah sama kedaulatan Tuhan terhadap hidup aku 

 

1 Petrus 5:7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

 

Filipi 4:6-7 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

 

Amsal 19:21 Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana

 

Yesaya 46:9-10 Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku, yang memberitahukan dari mulanya   hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana,  yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai,  dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan


Disinilah Tuhan bener-bener menekankan aku bahwa aku memberhalakan manusia, dan Tuhan menyadarkan aku akan motivasi aku yang bersandar kepada manusia, belajar mengasihi seperti Tuhan mengasihi yang terpenting memberikan harapan kita kepada Tuhan dan iklas untuk dibentuk oleh Tuhan. Tuhan mau aku belajar untuk cukup sama kasih KaruniaNya, dan melepaskan kemelekatan aku dengan orang di dalam hati, bukan faktor luar yang mengendalikan perasaan aku, tapi Dialah yang mengendalikan pikiran & perasaan aku.


Saat ini aku sulit nyaman dengan kondisi ku sekarang, banyak hal-hal yang belum sesuai dengan harapanku walaupun terkadang aku berfikir Tuhan hanya untuk bisa kaya orang lain aja kenapa sulit? Tapi aku mau belajar percaya bahwa Tuhan ajaib yang di Alkitab adalah Tuhan yang hidup yang sama sampai saat ini dan selama-lamanya. Dan biarlah hal-hal ini dipakai Tuhan untuk kemulianNya dan percaya bahwa waktu Tuhan adalah yang terbaik. 


Amin

Sunday, September 11, 2022

September 11, 2022

Secure in Him

 This will be the last for my anxiety. I wanna believe in You, Lord for what You have in store for me. Sometime I get upset when everything doesnt come out as I want. For whatever it is I beg You Lord to give me the heart, the heart which accept everything You destiny me. 

Thursday, June 23, 2022

June 23, 2022

Ilah-Ilah lain.

Minggu ini aku cukup tertampar dengan beberapa kotbah dari Gibeon Church tentang Hikmat Amsal. Salah satunya adalah iri hati & kesombongan. 


Beberapa orang yang mengenal ku mungkin akan berfikir bahwa aku terlalu rohani, sering berbicara tentang Alkitab di status ataupun memahami Alkitab dengan baik. Namun ketika aku selidiki hati aku, banyak dari hati & pikiran aku yang justru sumber dari segala dosa. Hikmat Amsal kemarin tentang iri hati bener-bener menegur hati aku, bahwa I feel that Christ isn't enough. I long for someone's life. I'm envious. Di saat yang lain di umur segini sudah menapaki beberapa jenjang dari kesuksesan di pekerjaan ataupun rumah tangga, meanwhile I'm none of them. Sometimes I'm feeling stuck both at my jobs & relationship. Sampai akhirnya aku tau bahwa aku sudah menjadikan hal-hal yang baik menjadi berhala dalam hati aku. Aku tau ini bukan masalah faktor luar, tapi lebih dalam lagi ini adalah permasalahan hati, apa yang keluar adalah dari dalam hati. “Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada" Matius 6:21. 


Dan dulu aku berfikir bahwa kita harus sering-sering melihat ke bawah supaya kita punya rasa bersyukur ternyata itu adalah pernyataan yang salah. Tanpa disadari bersyukur dengan melihat ke bawah akan mengikis rasa empati kita. Kita cenderung mempunya rasa syukur karena merasa bahwa ada hidup yang lebih menderita dari kita. "Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita. Menangislah bersama orang yang menangis" Roma 12:15.


Aku menyadari ada berhala yang dominan di dalam diriku: pasangan & kesuksesan. Dan aku bersyukur pada saat ini Tuhan nggak langsung membiarkan apa yang menjadi keinginan hatiku untuk terpenuhi. Aku merasa aku masih perlu bergumul sama Tuhan & utuh di dalam Dia. Menurutku waktu menunggu ini Tuhan tetapkan supaya aku nggak jatuh kedosa lebih dalam untuk terikat sama seseorang yang lain selain Dia. 


Dia yang kuat menjadi lemah

Dia yang mulia menjadi hina

Dia yang kaya menjadi miskin 

Supaya kita yang hina, lemah, & miskin menjadi kaya di dalam Dia. 


Kalau aku merenungkan lagi Tuhan lah berkat terbesar. Aku mencari kenyamanan di luar Dia, tahun-tahun ini adalah tahun-tahun aku bergumul dengan segala pikiran & obsesi pribadi aku. Aku merasa jauh sama Tuhan segala iri hati, mencari kenyaman di luar Dia, dan terkadang marah sama Tuhan jika sesuatu nggak sesuai dengan harapanku, rasanya bener-bener berdosa banget sama Tuhan. 

Thursday, May 5, 2022

May 05, 2022

He is the same Yesterday, Today, Tomorrow

 Hello Guys, hope you are doing well. 


I'm at the stage, which have no plan in 2022 either my resolution. Sometimes I feel so gray until I realize that I have run too far from Him. I feel less in love with God. 


God, I'm sorry that I walk alone along the years. I feel empty sometimes and try to find my own desire and I forget that I was made by & for You alone. I don't ask anything more in 2022. You know better than me. Now I've put everything in Your hands, every my own desire no longer mine, I've put it in You that You now have control Lord for everything in my life. 


Thank you that Your love never changes. 

Thursday, February 17, 2022

February 17, 2022

Pengampunan Tersembunyi

 



Hi everyone, hope you are doing well! 

Berkat tersembunyi.... yaaa itu judul yang tepat yang mau aku share pada saat ini. 


Mungkin kita berfikir bahwa berkat Tuhan itu selalu wujud yang sesuai dengan ekspektasi & hati kita. Segala hal positif yang kita harapkan terjadi ya itu berkat : perlindungan, pasangan, kesehatan, keuangan yang mapan. In short terkadang kita berfikir bahwa berkat yang benar itu yang membuat kita tersenyum & hati berbunga-bunga ketika mendapatkannya. 


Tapi gimana kalau justru berkat Tuhan yang besar itu justru tersimpan dalam air mata kesedihan kita?


Mungkin Februari 2022 disaat yang lain pada story about love, I instead got rejected by someone that I expected the most. Dan itu berlangsung bulanan, ngerasain diacuhin ketika kita kirim text, telepon direject, dan tidak mau ketemu yang lebih membuat sulit lagi adalah ketika itu bermula dari kegagalan & kesalahan kita. Jujurnya butuh 3 Minggu buat aku untuk mampu mengampuni diri sendiri. Dan mungkin ini yang mau aku share dari pengalaman aku ketika di dalam kegagalan kita justru dibalik itu ada pengampunan Tuhan yang mau disampaikan buat kita. 


1. KEGAGALAN PERLU 

Awalnya aku selalu meratapi bersalah, berdoa, minta maaf, mohon ampun dan penyesalan yang teramat dalam terjadi. Selalu berfikir coba kalau aku nggak emosi mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan mungkin ini nggak akan pernah terjadi. Oke guys disini aku justru belajar menghormati & sabar. 
Tuhan tau tendensi aku yang ingin selalu dipenuhi, didengar, & egois. Pengalaman ini mengubah aku berfikir bahwa ini cara Tuhan membuat aku kembali untuk nggak egois & banyak nuntut dan lebih mengedepankan kepentigan bersama bukan kepentingan pribadi. Lalu Tuhan mengingatkan aku 


''Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah," Roma 8:28 


Mungkin kita merasa bahwa kita salah jalan, salah ambil keputusan yang mengakibatkan hubungan rusak, keuangan rusak dsb. Tapi bagi orang-orang yang dikasihi Tuhan, hal yang kita lihat negative mungkin itu perlu Tuhan pakai untuk mengambil kita kembali & memberikan pelajaran bagi kita. 


Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! Wahyu 3:19


Guys, God is not done yet with us. He sanctified us, He rebuked us yang membuat kita berbalik sama Tuhan. 


Terlebih ketika aku ditolak, Tuhan ngingetin aku akan dosa aku bahwa selama ini aku melakukan silent treatment yang sama dengan papa aku. Papa aku adalah orang yang cukup keras sehingga aku memilih menghindar dan menganggap beliau tidak ada. Ketika papa aku ngobrol apapun aku selalu langsung menghindar & nggak pernah mau bales omongannya. Aku pikir bahwa aku benar supaya aku juga terhindar dari konflik. Tapi nyatanya itu salah & suatu kesombongan. Aku menemblokir hatiku agar tidak dilukai dan itu adalah fake love. Kasih yang benar dari Tuhan, Ia akan mampu mengasihi dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. 


(1 Korintus 13:4-8) Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi ia bersukacita karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.


Kata sabar menanggung segala sesuatu ini menyentil aku bahwa aku belum mampu mengasihi papa aku seperti Tuhan mengasihi aku & papa aku. Aku belum bisa menjadi perpanjangan kasih Tuhan yang tanpa syarat ke aku ke papa aku. Seketika itu aku nangis & bertobat, aku mulai mau menyapa papa aku & mengasihi dia tanpa mengharapakan feedback yang sama dari beliau. Tuhan bener-bener ngajarin aku dan mengambil aku kembali dari dosa aku. Mungkin saat ini aku belum dapat apa yang hati aku mau, tapi setidaknya aku tau dari kegagalan aku Tuhan pun turut andil dan Tuhan mendapatkan aku kembali. Isn't He sweet ? 😆😆 



2. BERSERAH

Mungkin kata berserah ini udah nggak asing. Tapi serius guys ini sulit. Penuntutan aku yang takut telah menikah, ataupun nggak dapat jodoh menghantui aku sehingga aku lakukan itu ke temen aku yang justru membuat dia menghindar. Aku nggak pernah mendoakan hubungan aku karena terlalu takut jika hasil dari doa aku tidak sesuai dengan ekspektasi aku. Aku mencoba mengontrol hidup aku jalan kemana aku mau sampai akhirnya aku merusaknya juga. 


Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya. (Amsal 16:9)


Sebersikeras apapun kita untuk menjadikan sesuatu seperti apapun yang kita mau, jika Tuhan tidak menghendaki itu nggak akan terjadi. Sehingga aku belajar untuk berjalan tanpa planning apapun, nggak tau kedepan seperti apa selain cuma berfikiri aku hidup untuk, bagi & oleh Tuhan. 



3. KRISTUS CUKUP 

Segala kekacauan di dalam hati & pikiran ku saat ini mengacu pada aku memberhalakan selain Kristus. Kristus belum cukup bagi aku, aku masih bahagia jika ada Kristus dan mungkin ada pasangan sehingga aku nggak bisa bahagia sendiri. Guys. Mau apapun di musim hidupmu yang Tuhan kasih sekarang either kita single atau menikah Kristus cukup. Itu sulit memang sangat sulit, aku butuh pemulihan berminggu-minggu selalu berdoa & ngebayangin bahwa Kristus yang ada disamping aku. Aku telah jauh dari Kasih Karunia Tuhan, berpaling sehingga nggak ada kepuasan di dalam Tuhan. 


Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. 1 Tesalonika 5:16-18