Lahir Baru Pertama Kali; Jatuh Cinta sama Tuhan Yesus
Holla kali ini aku mau sharing perjalan iman aku bertemu dengan Kebenaran yang kesekian kalinya.
Aku terlahir sebagai seorang kristiani, orang tuaku terutama mama ku adalah seorang Katolik yang taat, sehingga untuk menerima Yesus Kristus sebagai Juru Slamat sudah sejak 27 tahun yang lalu ketika aku pertama kali lahir dan dibaptis sah secara Katolik. Aku tumbuh di lingkungan dan pertemanan dengan orang-orang yang takut akan Tuhan. Namun hal disini ada yang menarik ketika pertama kali aku merasa bertemu Tuhan dan merasakan jatuh cinta kali pertama bersama Tuhan Yesus ketika umurku menginjak 25 tahun.
Tahun 2016 adalah tahun kampus aku mengadakan KKN di sebuah desa, disitu aku bertemu temanku seorang kristen reformed yang kami mempunyain project bersama seminggu sekali untuk mengajar sekolah minggu. Kami bertiga; aku, Feli & Metias. Setiap selesai mengajar sekolah minggu salah seorang temanku yang reformed selalu menceritakan keindahan Alkitab dari awal, namun pada saat itu aku belum terlalu dalam untuk mau belajar Alkitab hanya saja ada sedikit ketertarikan untuk mendengarkan Alkitab lebih dalam walaupun kami tahu pada saat itu hanya bisa sedikit waktu bercerita.
Hingga akhirnya selesai KKN kami lost contact, hingga akhir tahun 2018 aku mulai peralihan untuk tidak menggunakan salah satu media sosial yang menjadi wadah komunikasi selama kuliah. Entah mengapa Tuhan menaruh temanku di dalam hatiku untuk menyimpan nomornya, setelah lost contact sekian lama dan sebelum aku uninstall medsos tersebut aku kontak dia untuk menyimpan nomornya. Kami pun juga tidak pernah kontak-kontak lagi selain daripada terkait Alkitab.
Hingga akhirnya tahun April 2020 adalah awal perjalan imanku dimulai. Ada sesuatu pertanyaan yang ada di dalam benakku terakit dengan tokoh-tokoh yang naik ke Surga, pada saat itu Gerejaku sedang merayakan hari Raya Maria naik ke Surga. Pada saat itulah aku mulai WA dia terkait pertanyaanku itu di ayat mana yang mendeskripsikan bahwa Maria naik ke surga. Uniknya temanku nggak langsung menjawab pertanyaanku, tapi simply dia bilang "kamu baca Alkitab dulu dari awal - akhir setelah itu kita diskusi", dia nggak pernah langsung menjawab tapi dia mengarahkanku kepada poin inti dari Injil itu sendiri.
Dengan pergumulan yang cukup lama sampai akhirnya November 2022 aku mantap untuk pindah Gereja ke Reformed. Pindah iman ku juga cukup banyak mengorbankan sesuatu dari rencana pernikahan yang akan aku lakuin di pertengahan 2021 karena mantan ku Katolik dan akhirnya kami memutuskan untuk berjalan sendiri-sendiri. Nggak sedikit keluargaku yang menyayangkan pilihan ku karena pilihan ini pada saat itu kompleks dan sudah melibatkan keluarga dan hubunganku yang sudah 7 tahun berjalan. Beberapa juga berkata kenapa aku nggak dari dulu pindah ? Tapi ketika aku lihat kebelakang karya Tuhan tepat pada waktuNya.
Saat ini mantan pasangankupun sudah bahagia menikah dengan istrinya, walaupun saat ini aku juga masih sendiri tapi buat aku untuk pengenalan Tuhan itu indah melebihi apapun. Ketika aku flashback juga butuh 4 tahun dari awal pertemuan temenku sampai akhirnya aku tertarik untuk mengenal Injil. Aku terkadang berfikir kenapa nggak 2016 aja pada saat itu ? tapi nggak waktu Tuhan tepat pada waktuNya. :)
