Tuesday, July 22, 2025

July 22, 2025

Film SORE -- Penerimaan & Pengharapan


Kemarin habis nonton SORE : Istri dari Masa Depan. Filmya cukup menyentuh ditambah sama back sound yang cocok sama alur ceritanya. Memang nggak dipungkiri untuk alurnya sendiri cukup membosankan karena cukup banyak repitisi; menceritakan tentang time travel untuk merubah kebiasaan suaminya, sehingga Sore selalu kembali ke masa yang sama ketika dirasa perjalanan tersebut gagal dan alur pun mengulang lagi dan lagi, walaupun dalam repitisi nya sendiri dengan tindakan yang berbeda. Well mungkin aku nggak akan menceritakan tentang alur / review filmnya sendiri overall menurut ku cukup worth untuk ditonton di bioskop. 


Namun yang ingin aku sampaikan adalah pesan dalam film itu yang cukup menyetuh tentang penerimaan & pengharapan


Mungkin dikarenakan produser Yandy Laurens adalah seorang Kristiani, sehingga cukup kental Kasih di dalam Alkitab yang tergambar dalam film tersebut. 


“Orang berubah bukan karena rasa takut, tapi karena dicintai”


Menurut aku sendiri kita dapat mengenal kasih sejati kalau kita sudah merasakan dari sumber kasih itu sendiri, manusia bukan sumber kasih, kasih sejati itu ada di dalam diri Kristus. 


Percaya tau nggak manusia akan sulit mampu mengasihi dengan tulus, kita cenderung melakukan kasih jika itu ada timbal balik bagi diri kita, kita nggak benar-benar mampu mengasihi satu-satunya Pribadi tertinggi yang mengasihi makhluk yang jauh dibawah dengan mengorbankan diriNya sendiri tanpa adanya timbal balik apapun adalah Sumber Kasih itu sendiri -- Tuhan Yesus. 


Roma 5:8 mengatakan, "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa." 


Dan itu adalah salah satu alasan absolut kita yang memampukan kita untuk terus mengasihi ketika kita tidak mendapatkan perlakuan setimpal adalah karena kita sudah diterima. Dalam perjalanan kita mungkin jatuh ke dalam dosa, berulang, sama seperti Jonathan, namun penerimaan Kristus di dalam diri kita sampai akhir yang memungkinkan kita kembali bangkit lagi dan lagi.


Penerimaan yang kita dapat dari Kristus itu lah yang menimbulkan kepercayaan & pengharapan bahwa kita bisa diubahkan. Diubah bukan karena kita takut akan kosenkuensi dosa, namun diubah karena kita tau bahwa kita dikasihi itulah keberanian kita yang membawa kita kepada Kristus dan memiliki pengharapan bahwa kita masih memiliki kesempatan untuk hidup bersama dengan Kristus. 

Sunday, February 23, 2025

February 23, 2025

Mencintai Indah Namun Menyakitkan

Ada frasa 

"Duri-duri mawar mengingatkan kita bahwa cinta bisa menyakitkan, tetapi keindahannya sepadan". 


Namun menurutku cinta bukan hanya punya kemungkinan untuk menyakitkan, tapi cinta sejati "pasti" akan sepaket dengan kesakitan. Karena dimana ada cinta disitu juga ada pengorbanan & kerelaan untuk kehilangan, karena sesuatu apapun yang kita cintai pasti akan meninggalkan pada waktunya. 


Kisah cintaku saat ini belum terlihat ujungnya seperti apa, namun sepertinya aku udah mulai sadar apa yang Tuhan minta dari aku. 


Keterbatasan pertemuan, & komunikasi sering menjadi kendala aku dalam penututan perhatian dari dirinya. Seolah cinta dari Tuhan nggak cukup dan tangki cinta aku perlu diisi oleh manusia. Nggak sering kami sering konflik dan konflik tersebut pun bisa berlarut berhari-hari tanpa menjalin komunikasi. Sehingga jarang untuk aku bisa mengeluarkan segala perasaan dan unek-unekku. Pada saat proses itu terjadi apa yang ada dibenak aku ingin rasanya bisa memaki, marah, nggak puas, protes sama Tuhan untuk setiap proses yang aku jalani. 


Iri sama temen-temen yang udah mendapatkan pasangan yang settle & kekasih yang mengasihi mereka yang selalu membuat aku terbesit untuk selalu ingin mengganti pasangan. Aku ingat kata-kata Pdt. Michael Chrisdion bahwa penawar berhala di dalam hati adalah bukan menggantinya dengan berhala yang lain, tapi mengganti dengan yang ultimate yaitu diri Tuhan sendiri. Namun pada nyatanya berkali aku mencoba aplikasi dating hanya untuk mengganti pasanganku saat ini. Namun berkali itu juga aku nggak pernah merasakan damai dan "tangki" itu terasa penuh. 


Pada sampai akhirnya di instagram aku melihat post bagaiman keindahan cinta itu juga datang sepaket dengan kesakitan dibelakangnya. Ketika pasangannya harus stroke dan menjadi orang yang berbeda sang istri harus mengasihi suami nya dengan versi yang terbaru yang pada akhirnya sang suami meninggal dan seorang yang dicintainya harus ia relakan untuk pergi. 








Ketika membaca post inipun aku merenung, bahwa it's okay untuk berani merayakan cinta namun secara bersamaan kita juga takut akan kehilangan ketika kita memutuskan mencintai cukup dalam. 


Karena akhirnya aku bisa membuka ketakutan ku selama ini sama pasanganku ketika aku tidak bisa secara bebas merayakan cinta yang ada di dalam hatiku buat dia karena ketakutan ku akan kehilang dia & dikecewakan dia karena itu akan meninggalkan luka yang cukup dalam buat aku, dan tidak seimbangnya cinta yang diberikan kepada ku. Aku nggak benar-benar bisa membiarkan cinta yang aku rasa merubah diriku untuk rendah hati mengasihi dia tulus tanpa mengharapkan seimbang. Karena aku tau kesetiaan yang aku kasih berakar pada kekuatan ku sendiri. 


Namun diakhir aku tau kemampuan itu bukan karena melihat dia sebagai kekasihku namun lebih kepada bagaiman kasih Tuhan kepadaku itu yang aku bagikan ke dia dengan bebas. Sehingga pada hal yang bersamaan aku mampu merayakan namun disamping sisi karena itu juga dari Tuhan biarlah Tuhan sendiri yang menguatkan ketika pada suatu wkatu cinta itu pergi dan meninggalkan luka. Bukankah Tuhan juga seperti itu ? Dia mencintai manusia hingga rela merendahkan diriNya dan mengalami keterpisahan yang hebat bersama Bapa yang paling Dia kasihi hanya untuk bisa bersama manusia berdosa yang nggak mungkin bisa memberikan kasih seimbang kepada Dia ? biarlah Kasih Bapa kepada kita menjadi fondasi utama kita dalam memilih untuk mencintai setiap hari. 

Sunday, February 2, 2025

February 02, 2025

Dimana ada Dosa disitu ada Kasih Karunia

Minggu kemarin kotbah tentan perzinahan Daud dengan Batsyeba. Alkitab secara terang-terangan mengungkapkan bahwa tokoh yang dekat sama Tuhan pun akhirnya jatuh kedalam dosa. Ini mengingatkan dengan diri gw sendiri bahwa baru-baru inipun gw juga sudah masuk kedalam dosa yang cukup kelam. Perasaan bersalah sama Tuhan dan mengingatkan gw bahwa gw belajar Teologipun nggak kebal dari yang namanya dosa. Gw nggak bisa membayangkan bagaimana jika Tuhan benar-benar tidak menebus umat manusia, gw nggak tau bagaimana cara menghapus hutang dosa itu. Tapi di dalam kelamnya dosa, kesetiaan dan belas kasih Tuhan selalu baru. Gw selalu berdoa supaya kiranya Tuhan yang benar-benar menjaga hati & pikiran gw dan menjauhkan gw dari pencobaan yang kalau Tuhan tau gw nggak sanggup menentang itu jangan sampai gw dihadapkan dengan pencobaan itu. Mungkin itu sharing dari gw. 

February 02, 2025

New Year 2025 !

 Hello! 


Happy New Year 2025!


I know it's been a month late to greet a Happy New Year, but well time flies so fast, huh ? I'm grateful for God's faithfulness in my life. Even though I've sinned against Him through my doings, thoughts, lips, but His mercy is always new. I don't know what I'm about to write, but in 2025 I start my service at MRII HI as Youth Organizer. And start my work alone as CRO because my co-worker is mutated at other department. So I face many new challenges in the beginning of 2025. I hope God still be with me through this year. 

Wednesday, May 15, 2024

May 15, 2024

Til we meet again, Pah!

 



it's been 5 days since my father passed away, never across my mind that losing him would be this hard. I'm once still in tears every time I remember him and wish that he were still alive and we still had a chance to meet. Walking with him these past months is the exercise of heart, but am grateful in the midst of this storm God's grace is sufficient to our family, that He give me a chance to tell him the Gospel and to pray together. Now, dad, I know you're in a good hand. He loves you better than I'm, I know this is so late, but deepest in my heart I love you, I wish I could tell you earlier about my feeling and I'm sorry for not taking care of you in your hard times. Until we meet again, and we can start our relationship better. 


Friday, April 26, 2024

April 26, 2024

Hold unto Jesus


These past months are tough and I'm emotionally shaken. In this moment I'm writing this post, my father is currently (still) in ICU since 16th April without any treatment for his cancer. My mother, sister, and I take turn to look after him at ICU and the problem is Ines isn't in good condition, moreover we have taken our office leave too long and time to go back to the office meanwhile my father still needs 24 hours intensively care. 


I'm grateful that through this experience God reconcile my family, especially my relation with my father that isn't good. And in his tough times, God still allows me to be dutiful to him as a daughter. God allows me to share the Word with him every visit hour. The reconciliation may take in an uncomfortable timing yet I want to believe that in God's timing is perfect even though I know where our battle will end. 


No words can explain and am too tired to express all of my feelings. This post is dedicated to my father. I hope one day he will turn into a healthy man, and has a heart to pursue God. Please convince me, Lord, that he is safe in Your hand.  

Monday, April 15, 2024

April 15, 2024

Hello 2024

I never imagine that I would be in this road, these past months have been the exercise of heart, seeing my father in his lowest condition, witnessing him weak & in pain every second with his illness. On the other hand it is hurtful to see him in that condition, however on the other hand I feel like it's blessing in disguise because in his pain, he has desire to know God & I hope in his darkest condition he can find God. It's been a week my family and I stayed at the hospital because my dad got hospitalized and next Thursday I think that he will get hospitalized (again). 


But one thing I'm grateful for is he asks us to have prayed together, this is the first time we pray together as family since 29 years I live with him. I only hope that God give him strength, and I just want  him to feel God's love and trust his life to God. 

Monday, February 19, 2024

February 19, 2024

Separuh ku ?


Akhir-akhir ini aku lagi suka mendengarkan lagu sekuler dari Nano Band dengan lirik sebagai berikut : 


suara lembut menyapa aku
lembutnya selembut hatimu
tulusnya setulus cinta padaku
ku sadar beruntungnya aku

hidupku tanpamu
takkan pernah terisi sepenuhnya
karena kau separuhku

berbagi suka duka
saling mengisi dan menyempurnakan

karena kau separuhku 


Memang ini salah satu lagu sekuler yang banyak dipakai backsound di Tiktok, Instagram untuk didedikasikan buat pasangan, keluarga & anak. Tapi menurut ku lagu sekuler ini juga mempunya hikmat tersembunyi dan salah satu kutipan St. Agustinus cukup membuat aku merenung dan merasa bahwa sebenernya lagu itu bisa menjadi jawaban juga kenapa hati kita nggak pernah bisa puas ?  

“Engkau telah menjadikan kami bagi-Mu, dan jiwa kami belum berdiam sebelum ia beristirahat dalam Engkau 


Beberapa hal ini mungkin aku sudah terlalu menggantikan Tuhan dengan berbagai hal pasangan, kenyamanan hidup, validasi, tapi kalau dipikir-pikir kenapa selalu nggak pernah bisa benar-benar membuat secure ? mungkin beberapa part lagu dari Nano Band bener juga 😂 bahwa lubang hati kita didesain Tuhan hanya untuk Dia, apapun yang kita dapati nggak akan pernah membuat kita secure kalau bukan Tuhan yang mengisi lubang hati itu. 

Thursday, December 7, 2023

December 07, 2023

GOOD BYE 2023 ! YOU'VE BEEN GOOD TO ME!

Counting the days until it's Christmas, fellas, and it means the end of 2023!


This year is amazing. Throwing back to the beginning of 2022 (the gloomy chapter of my love story) until today as I write this is the end of 2023 was not easy for me. How now I begin to control my emotions & trust Him is something I struggle to face. But truly the journey to gain my trust in Him is something memorable to remember. And what I learn from 2023 are : 


1. THERE IS NO OTHER GODS BEFORE HIM

I used to think that worshiping other gods before Him was when you worship statues or other creations you bow down before it. But nope, I have sinned and replaced Him by loving a man too much more than Him. After many conflicts I faced with him, I used to think that my half was gone (I'm not exaggerating when I said that). I even blamed His sovereignty which didn't allow something to happen as I expected. How awful was that? I feel that I lost my joy when he was gone, and at that point, I realized that I was double-minded. His sacrifice on the cross humbled me again & again to repent. And now I'm able to pray to God that if it doesn't glorify Him, He can take him away. 



2. FIX OUR EYES ON JESUS

How many tragedies have happened? countless. Covid, war, death, everything can disappear within a minute, so what makes us think that we are strong enough to control the universe? I learn that nothing is truly ours in this world and life is basically not the art of gaining but the art of letting go until someday we will let our life go. So will it vanish? If we don't fix our eyes on Him, the world will break us easily. Every day we read the news on the internet about how people die, people commit crimes every minute, it is crazy. We don't find any true peace outside Him, we don't even have any power to defeat evil. 


Blessed are those who trust in the LORD, who put their hope in the LORD! He will be like a tree planted by the water, which spreads its roots to the edge of the water, and which does not experience the coming of scorching heat, whose leaves remain green, which does not worry in dry years, and which does not stop bearing fruit. Jeremiah 17:7-8 ESV


3. SPREAD THE GOOD NEWS IS OUR MAIN JOB 

 Oh well, we may have a job on this earth. But what is our mission in this world? to earn money? to travel around the world? married and have children? and then die? This year God has brought me so far, for the first time in my life I joined Preaching the Gospel in MRII Harapan Indah. I never expected that a stranger could believe the Gospel I preach and yet God let me see the fruit of our works, we are so excited to have Dimas be a part of the children of God, the citizen of heaven with Him! And the story is something I never expected at all. The first time we reached him, I was the one who asked my friend to ask another stranger since he didn't welcome us warmly. Yet one of my friends still gave him a shot to tell about Jesus, and at the end of it, he decided to believe & accept Jesus wow it was wonderful and for the first time I saw how a non-Christian decided to accept and pray! Here is the snapshot, hopefully, God keeps his faith growing each day since he is still a baby Christian & whoever reads this story please pray for Dimas!



Tuesday, August 22, 2023

August 22, 2023

B E L I E V E




If you believe in a quarter-life crisis then maybe so do I. 


While I'm writing this post, honestly I still can't figure out how my life in the next year, 2 next year, or am I still the same? 
To be honest, knowing Him better doesn't make my thought get easier & holier. I'm still struggling to embrace my anxiety about my future and sometimes doesn't make me trust Him easily. I'm so sorry, Lord.
 

Since one by one of my close friends got married, I can't deny that the anxiety is just getting real. I'm afraid that my expectations don't go as I expect. I'm afraid I would be left behind or as I grow older and get weaker & weaker to get pregnant or afraid that I will have my finances unstable if I decided to have children in old age. 


I know my story is not an unpopular story, even if it is repeated again and again in the Bible. The story of Sarah & Abraham when they had Isaac in very old age even the point of the Bible itself Jesus Christ was fulfilled in His time. God also declared in the Bible :  

“For my thoughts are not your thoughts,
    neither are your ways my ways,”
declares the Lord.
“As the heavens are higher than the earth,
    so are my ways higher than your ways
    and my thoughts than your thoughts.
(Isaiah 55:8-9)


Sometimes the more I know that my life is no longer mine but His, but however, sometimes I just get stuck and don't know what plans I should make. Now I just work and try to accomplish every task in front of me, whether it's work or church, without ever knowing what this life will take me. With whom I'd get married and where I would live.. I just ask Him that wherever He puts me, what circumstances I will be facing, I beg Him to have His mind, to guard my heart, to give me peace, so I will have a servant's heart. I know every time I follow Him it's just extremely difficult to overcome my ego & my pride. There are many times that make me so desperate to control everything and learn how to LET IT GO. 

Wednesday, July 12, 2023

July 12, 2023

First Love




I still remember how I was falling in love with Jesus for the first time and how my mind was filled by His Word every second that time. I loved to think about Him and fire love & spirit within me to get to know Him deeper & deeper. It was beautiful that He was the most wanted person I want that time, He was enough and He was my only desire. 


I thought after I was born again, I wouldn't easily fall into sin, but even that first love doesn't last long, it suddenly changed when God allowed me to meet a man and the relationship doesn't go as I expect. He is not the first person I want anymore, I forget that desire to know Him deeper as I used to be. I even blame him for not allowing the relationship runs as I expect. I told Him that I really want it and didn't believe & neither want His ways. The Truth I know about His sovereignty instead becomes the reason I hate him because He didn't give me what I want, because I know He should be able to make it happen. 


I couldn't let go of my idol until the person I wanted the most hurt me again and again then I realized that it was God's grace to deliver me from my idol. I began to believe that His ways are good for me, despite it's not what I want and it doesn't happen according to wish. I started to let him go, and for the first time I prayed to God that whatever His way, I want to believe that it must be the best for me. And for the first time, I allowed Him to take away this relationship if it doesn't glorify Him. That time I started to believe and see Him as my first love again, whom I ever left many times, whom I belong to.


Every time I remember how rebellious I'm toward Him, how I hurt His heart for every cruel word that came out of my mouth toward Him, I felt so bad for myself. "It's finished", The word He said at the cross become my remedy & the reason I'm able to forgive myself and come to Him again. 


I thank Lord for never giving up on me. the disappointment I've been through indeed is a form of His mercy for me to repent. 

"Bear in mind that our Lord’s patience means salvation.." 2 Peter 3:15


I realized that nothing lasts forever, I remember what Time Keller said about idolatry


It is anything more important to you than God, anything that absorbs your heart and imagination more than God, anything you seek to give you what only God can give…

An idol is whatever you look at and say, in your heart of hearts, “If I have that, then I’ll feel my life has meaning, then I ‘ll know I have value, then I’ll feel significant and secure.” There are many ways to describe that kind of relationship to something, but perhaps the best one is worship.”

 

 Lord, oftentimes I can't control my mind & my heart. My heart that tends to rebel against Your will, and my desires against Yours. However what You have done at the cross 2000 years ago cure my guilts and enable me to forgive myself & others. Every time I read my Bible and read the story of how rebellious Israel, reflect how it also happens to me that hurt Him again & again, yet Your everlasting love never fails me, Lord. 

Wednesday, June 14, 2023

June 14, 2023

God chose

 


As someone who tends to be in a comfort zone, for me to step out of my previous Church, in which I grow for more than 25 years is not easy. I still remember after seeking many pastors to find out the answers to all of my confusion until I decided to move out, I don't have any idea where the local Church was that I should submit myself. I  went from denomination to denomination online, and still have no idea which was "true" and I mediate upon it believing that God will lead me even though I can't see how He would do that. 


And then I followed a Christian influencer on Instagram, somehow she posted a post promoting a webinar that discussed Reformed & Charismatic denominations. And I join that webinar online from that moment I followed Pastor Michael Chrisdion as the lead pastor of Gibeon Church Surabaya and started to join its Sunday Service online and well God used the pastors in Gibeon Church to sharpen my faith until then it convinced me to submit myself to the Reformed Evangelical Church of Indonesia (GRII) as my local Chruch since it has the same doctrine with Gibeon Church. 


I can't believe since my confusion 3 years ago now I have passed the catechization in MRII which allowed me to take part to serve in MRII. I join the youth, the podcast group, and I do really enjoy to be part of them.. 


I never imagine being able in this stage, even to comprehend His Word this deeper than before. It's only by His Grace.. to step out alone apart from my family.. So 2023 for me is amazing.. I thank Jesus for He never leaves me, I do really feel His presence in every step I take, even though sometimes I feel that I don't know where it goes, but as long as He leads me, so here I'm, Lord. 😊😊


Here are glimmer of photos since I join that Church 😋






And here is the day I'm an officially part of Reformed Evangelical Church of Indonesia. 

June 25th, 2023




Wednesday, April 26, 2023

April 26, 2023

Predestinasi Hidup

Hello semua, disini aku mau membagikan renungan yang akhir-akhir ini terjadi dalam hidup aku terkait dengan ketetapan Tuhan yang tampak "keluar" dari jalur namun nyatanya tidak. 


Well guys, sudah beberapa tahun terakhir ini akhirnya aku single since aku selalu ada yang back up dll nya dan sekarang harus lebih mandiri x). Jujur kalau aku renungin dalam hidup aku sama sekali nggak terbesit ada di titik ini bahkan berfikir bahwa di umur yang mau menginjak 28 tahun ini harus melajang disaat yang lain sudah menentukan ke stage hidup yang lebih serius dan sudah fokus dengan anak-anak mereka. 


Perjalanan iman ini nggak hanya membuka hal baru dalam pengetahuan tentang Tuhan, tetapi juga membuka berhala terdalam dari hidup aku. 


Kalau  kalian tertarik dengan perjalanan aku ke Kristen bisa klik disini. Okay sekarang aku sudah mulai aktif untuk submit diri aku dalam gereja lokal MRII dan proses untuk Sidi. Sampai ada WA temen ku yang cukup menggetarkan ku 



Setiap kali aku melihat temen-temen yang udah mulai serius dalam hidup membuat aku sedikit tidak utuh dan berfikir seperti apakah aku salah jalan ya? karena mungkin kalau aku nggak nentuin pindah gereja saat ini aku udah seperti mereka & nggak mesti insecure ataupun merasakan pengalaman patah hati sepanjang 2021 - 2023 ini. Beberapa hal aku sempet kesel bahwa rasanya mengapa Tuhan sulit banget untuk buat hidup aku langsung sesuai rencanaku kalaupun Dia sanggup, namun beberapa kali aku juga selalu diingetin Tuhan tentang kesabaran Dia yang mau ngebentuk & menguduskan karakter aku walaupun jujur di stage ini aku pun bingung aku mau kemana & harus apa. Dan rasanya setiap langkah yang dan pergumulan yang sedang aku alami selalu menghantarkan aku kepada pengalaman lebih tentang Kedaultan Tuhan & belajar percaya seutuhnya kepada Tuhan. Tuhan juga memurnikan motivasi aku untuk menikah apakah itu semata hanya karena kehendak aku sendiri. 


Dari awal aku nggak pernah berfikir untuk bisa pindah dari Gereja Katolik. Bahkan sebelumnya aku sudah punya angan-angan akan membuat Gua Maria ketika aku menikah nanti, dan punya pasangan yang mempunya prinsip yang kuat dengan Gereja Katolik. Dan Tuhan memang mengabulkan itu semua sampai di titik aku akan menikah dan bisa mewujudkan angan-angan ku terdahulu. Namun mungkin ini arti ayat ini : 

Yesaya 55:8-9 TB Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Bahkan Tuhan menaruh aku di dalam persekutuan yang bener-bener asing dan sama sekali nggak pernah terbesit dalam pemikiran ku. Untuk sampai di Gereja ini pun juga perlu menetapkan hati dari tahun 2021 aku bingung mau ke Gereja mana. Sempet masuk MRII namun maju mundur, sempet balik lagi online namun Tuhan yang menghantarkan hati yang bebal ini untuk lama-lama ada kenyamanan 😂 bahkan aku yang jarang aktif di pemuda OMK dulu sekarang jadi lumayan aktif di MRII dan bisa mewadahi pemahaman aku lebih tentang Tuhan. 


Aku percaya ini hanya semata-mata Anugrah Tuhan. Karena setiap ngeliat diri aku, aku termasuk yang bebal dan bahkan di titik udah tau tentang Tuhan berkali-kali masih jatuh, sering menyalahkan Tuhan ketika aku kecewa sama situasi, masih sering mundur untuk nggak berdoa. Tapi somehow, setiap ngeliat perjalanan ini Tuhan selalu ngingetin gimana Dia nggak pernah menyerah dan justru paling dikasihi karena terlalu bebal 😂


Yha itu awal perjalan masuk ke Gereja yang baru. Soli Deo Gloria





Wednesday, January 25, 2023

January 25, 2023

Lepaskan


Hallo semua ini adalah post kedua aku di tahun 2023! 😃


Well, aku mau cerita sedikit dengan kehidupan pribadi aku. Jujur tahun 2020 adalah tahun titik balik aku untuk mengenal Tuhan, aku meninggalkan imanku sebelumnya dan menggagalkan pernikahanku dikarenakan aku berbalik ke iman aku yang baru saat ini. Aku pikir iman aku cukup kuat ke Tuhan, aku udah cukup content untuk dekat sama Tuhan namun ternyata 2020 juga titik aku tau berhalaku apa.. Di tahun 2020 aku dekat sama seseorang yang memang udah aku nyaman sebelumnya untuk ngobrol, tapi ternyata kesempatan tersebut malah membuat pribadi aku jauh sama Tuhan.. 


Kedekatan ku dengan dia cukup merubah pribadi aku, aku senang kalau kita kontak dan aku sangat resah setiap kita nggak kontak dan dia orang yang sangat cukup sibuk sehingga minim untuk komunikasi. Pada akhir 2020 dan 2021 kami cukup dekat dan tidak berhenti untuk kontak, namun 2022 dan hingga saat aku menulis post ini hubunganku cukup merenggang. Aku selalu bertanya sama dia bagaimana kedekatan ini apakah ada kelanjutan? sedangkan hal tersebut cukup mengganggu dia dan setiap kali aku menanyakan dengan nada menekan kami pasti langsung renggang entah beberapa minggu atau hitungan bulan.. Itu sangat mengganggu pikiranku ditambah lagi mungkin karena dia orang yang sangat aku harapkan jadinya membuat aku sulit melepaskan hingga pada akhirnya di awal 2023 aku berdoa kiranya Tuhan memberikan petunjuk untuk maju atau mundur untuk sebuh pernyataan yang mungkin sulit aku dapatkan dari dia karena dia nggak akan bisa memberikan penjelasan untuk hubungan ini, hubungan kitapun juga sudah renggang dan aku selalu terpikir firman Tuhan apa aku harus tetap text dia sebagai bentuk peduli namun setelah aku telisik dalam hatiku aku juga butuh feedback yang ada lingkaran seperti ini akan terus berputar. Dan tepat sehari setelah aku berdoa seperti itu entah kenapa esokkan harinya temanku mengajak aku untuk makan bareng dan aku juga mengundang guruku juga untuk makan bareng, tiba-tiba guruku cerita bahwa kemarin dia ketemu X untuk mengobrol sesuatu dan X jujur ke guruku tentang kedekatannya dengan ku ternyata selama ini dia sulit untuk maju karena menurutnya aku sama dia belum sama dalam hal visi & misi dan diapun belum menemukan itu. Seketika aku tau bahwa Tuhan menjawab doa ku lewat pernyataan dia walaupun harus lewat guruku. Itu yang mengurungkan niatku untuk tetap approach dia karena aku tau mungkin dia memang mau menjauh namun tidak cukup tega untuk bilang itu sama aku. 


Jujur untuk melepaskan sesuatu yang mungkin kita nggak harapkan mudah, kita mengarahkan hati ketika segala ekspektasi kita terpenuhi Tuhan itu mudah. Namun bagaimana jika ekspektasi terdalam kita & kehendak kita tidak sesuai dengan jalan & kehendak Tuhan ? 


Aku kecewa yang amat dalam sama keadaan, aku menyalahkan diriku selalu andai aku begini ? andai aku begitu ? mungkin hubungan ini akan work kalau sifat & karakter aku begini ? sampai pada akhirnya WA dari temanku cukup menyentil aku bahwa sejatinya pernikahan yang baik nggak akan berjalan seperti itu. Pasangan yang bisa untuk dibawa ke pernikahan adalah ketika dia mampu menerima kita apa adanya diri kita & mau membimbing kita sebagaimana Kristus yang nggak akan meninggalkan Gereja-Nya namun menebus Gereja-Nya ketika Gereja-Nya masih di dalam dosa. 


Aku insecure mungkin ketika teman-teman sebaya ku sudah mulai menikah dan menemukan pasangan hidup namun aku masih terjebak dalam hubungan yang seperti ini. Aku melupakan Tuhan dalam setiap perencanaan ku, aku nggak pernah memikirkan bahwa Tuhan tau yang terbaik buat setiap anakNya dan ketika ini terjadi aku tau ini sudah atas ijinNya. 


Tahun tersuram buat aku adalah ketika aku benar-benar nggak percaya akan keberadanNya, aku yang dulu on fire untuk selalu mengenal Dia lebih dalam namun aku jatuh ketika aku lebih menginginkan berkat & ciptaanNya. Sampai pada akhirNya Tuhan sendiri yang menunjukan bahwa aku harus berhenti untuk terus bersikap posesif & mengontrol sesuatu yang sudah bukan ranahku. Doaku meminta pernyataan dikabulkan sehari setelah aku berdoa seperti itu.


Dan aku tau tembok antara aku dan Tuhan adalah hati aku sendiri yang penuh banyak berhala dari keraguan untuk menikah, iri hati sama keadaan sekitar dan ini cara Tuhan membuat aku sendiri untuk punya waktu bergumul sama Dia membersihkan hatiku. 


Dan ini beberapa ayat peneguhanku setiap kali aku kecewa akan keadaaan : 

Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. 


Sunday, January 22, 2023

January 22, 2023

Merry Christmas 2022 & Happy New Year 2023 !

First of all I would like to say Merry Christmas 2022 to those who celebrate it. Well, I thank God for His faithfulness throughout this year even though I realize that I have been so stubborn HAHAHA. I think this year I have been learning a lot, this year is not the best year I felt; I may not get what I wish this year, yet 2022 was indeed a good year for me to learn and lean on Him. 


My last holy communion in 2022 while celebrating Christmas Celebration in my church.. I think this verse has concluded well with what I have been through in 2022. I promise to God that in 2023 I will learn no to force anything, I used to fight a lot in my heart with God every situation doesn't turn out as I plan. I blame God and asked Him, why He didn't give me a little bit chance to get what I have been desiring in my life? And Yes till I write this post He has not given me nor answered my prayer yet. But in the times of struggling I learn a lot to lean on Him and realize that I lack ability to obey Him. 


Honestly, to let go something you love for long time you have been desiring for is hard and I know it is my idol. I'm starving for love, for I never felt loving nor comfortable with someone before and when I found it I know that it even seems hard to have a little chance to be with it. And what makes me calm is only that I know everything is under His control. I'm sorry Lord for doubting Your sovereignty. I don't know my heart just feels a bit hurt while im writing this post. But I want to believe You Lord, there is something reason You allow something to happen, and I know You know better than I do.