Wednesday, January 16, 2019

January 16, 2019

Your Partner is Your Bestfriend

www.theamericanconservative.com


I ever heard the quote which says "your best partner is your bestfriend". Well, I have a little talk with my sister that she told me about her past struggling finding friends and finding out that the only best friend she has outside the family is her boy friend, who accepts her just the way she is.

Some millennial, maybe most of us think that the main requirement for a suitable husband is, he has to be established. And yes I don't deny it,but I think the most important thing is he should be our best friend. It does not mean that we have to know each other since we were kids,.

however, a partner who knows our flaws yet decide to accept.
A partner who knows your history and your past yet still decide to stand by you.
A partner who knows your storm yet decide to walk together with you through your ups and downs.

And you know, friendship takes time to build, so does relationship, it takes time to understand. There is the time to argue, there is the time to be apart but you know whatever the struggles are, he will get back you because you are his home.

 And here, I just want to share about mine. I used to think that the meaning of partner who came from above is the one who make you closer to Him by inviting you to go to church, or all of the characters are prefect just reflecting Jesus. But life isn't perfect, is it? and the person is either.
But what I find out from mine, that through my partner, God is trying to shape me to be more like Him.If you would like to know my story, you can click here

Friday, January 4, 2019

January 04, 2019

Berkat datang begitu aja?



Mazmur 127:2 TB
Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah -- sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

Amsal 10:22. 
Berkat Tuhan lah yang menjadikan kaya,susah payah tidak akan menambahinya.

Sempat pernah berdiskusi sama seseorang mengenai ayat ini, terlebih pada firman Tuhan yang aku bold. And then he said, "kalau gitu nggak perlu kerja dong?". Memang secara literal firman Tuhan tersebut mengatakan kalau Tuhan mampu memberikan berkatNya dengan "cuma-cuma" bahkan tanpa kita bekerja. Kalau kita baca Perjanjian Lama, apa yang Tuhan lakuin buat bangsa Israel bikin mind blown banget ya. Dari Abraham yang menurut aku nggak bekerja benar-benar keras tapi diberkati banyak ternak, istri ataupun raja  Salomo yang nggak minta apa-apa tapi Tuhan secara cuma-cuma menjadikan raja Salomo menjadi raja terkaya, hingga akhirnya Salomo jatuh ke dalam dosa dan mengingkari Tuhan di dalam kekayaannya.

Tapi kalau aku merenungkan lagi sebenarnya ayat ini mau menekankan bahwa ketika kita memiliki jabatan di perusahaan, usaha kita yang maju, dagangan kita yang laris, semata-mata itu bukan karena usaha kita. Tapi Tuhan yang memberikan kelarisan, pelanggan, ataupun tanggung jawab di perusahaan kepada kita. Pelangganpun semua digerakan oleh Tuhan, kalau Tuhan nggak menggerakan mungkin dagangan kita jadi sepi, begitupun juga jabatan di kantor, apapun jabatanmu itu adalah Tuhan yang memberikan. Kita bisa diangkat menjadi supervisor ataupu  staff ataupun manager itu semata-mata tanggung jawab yang Tuhan berikan kepada kita.

Tapi apa itu artinya kita nggak harus berusaha? kalau aku harus mengilustrasikan, Tuhan itu ibarat Bapa/ orang tua. Anggap saja ada seorang Bapa yang sangat kaya raya, mempunyai dua orang anak yang sama-sama dikasihi; yang bungsu sangat tekun sama pekerjaan-pekerjaan kecil, gemar menabung, dermawan, dan mau belajar apapun. Dia selalu ikut Bapanya ke perusahaannya untuk mempelajari dari bawah. Dan yang sulung karena terbiasa hidup enak dari kekayaan Bapanya, dia malas untuk belajar, dan dia lebih memilih berkumpul bersama teman-temannya ketimbang belajar di perusahaan Bapanya. Suatu ketika Bapanya akan resign dari jabatan direkturnya, apakah Bapa itu akan memberikan jabatannya kelak ke anak bungsunya yang senang belajar atau ke anak sulungnya? otomatis jabatan tersebut akan diberikan ke anak bungsunya yang Bapanya lihat dia sudah "siap" mengemban tanggung jawab besar. Karena Bapa itu nggak bijak jika memberikan ke anak sulungnya yang malah membuat "perusahaan" dan anaknya justru jatuh.


Begitupun juga dengan kita. Tuhan bisa saja memberikan jabatan, pekerjaan, kelancaran usaha, kalau Dia tau kita sudah "siap". Jangan sampai itu malah menghancurkan anaknya ketika Dia memberikan sesuatu yang di luar batas kemampuan anaknya.

Jadi menurut aku, berkat Tuhan itu tergantung sama kapasitas kita masing-masing. Tuhan baik, mungkin berkat berbentuk berbeda-beda karena kita semua unik & nggak sama. Oleh karena itu ketika kita ngeluh kok cuma segini berkat Tuhan buat kita, kita harus melihat diri kita dulu, apakah kita sudah memberikan yang terbaik yang ada dalam diri kita?

Karena Tuhan bahwasannya selalu siap menurunkan hujan kapanpun Dia mau, cuma apakah ladang sudah benar-benar kita persiapkan? 
January 04, 2019

PIPA

by wonderfulengineering.com

Sebagian dari kita pasti sangat setuju bahwa sumber mata airnya / PDAM adalah hal yang paling penting untuk mengairi air, dan itu nggak bisa dipungkiri lagi. Tapi pernahkah berfikir nggak bahwa dibalik sumber mata air ada hal yang nggak kalah berjasa, yaitu PIPA. Pernah bayangin gimana rasanya kalau nggak ada pipa, mungkin sumber mata air juga sulit untuk mengalir ke rumah. 

Pernah sadar nggak kalau hal ini sama seperti prinsip berkat Tuhan (walaupun nggak mutlak). Sumber air itu adalah Tuhan sendiri dan pipanya itu adalah alat Tuhan (yaitu kita-kita ini anak Tuhan) untuk mengairi berkat Tuhan kemanapun Tuhan mau.

Dulu banget pernah berdoa & bilang sama Tuhan kalau aku mau jadi berkat buat orang lain. Dan nggak pakai waktu lama, Tuhan jawab doa ku.

Aku pernah merasakan dimana ada hal-hal ketika temanku butuh bantuanku, dan mereka mendapatkan benefit namun aku dilupakan gitu aja sampai pernah berpikir "itu kan seharusnya aku, kalau nggak ada aku nggak mungkin bisa kaya gitu. Ataupun kok jadi dia yang dapat untung aku nggak, padahal aku yang bantuin dia, dan hal-hal lainnya."

Sampai akhirnya aku berfikir bahwa ini adalah cara Tuhan menjawab doa ku. Terkadang kita nggak sadar kalau kita dijadikan pipa sama Tuhan. Dalam mengairi air, pipa mungkin nggak dapat apa-apa dari sumbernya, tapi bisa orang lain yang justru dapat airnya.

"Blessed to be a bless" kata-kata ini paling sering banget mungkin dijadikan quote dalam bio instagram, status WA ataupun yang lainnya. Tapi yang mesti kita mengerti,
 
Ketika Tuhan memberkati kita dan kita menjadi berkat bagi yang lain, kita harus bisa "mengosongkan" diri kita, seperti pipa, dia kosong, jika dia nggak kosong air nggak akan bisa mengalir melalui dia. Ketika kita mengosongkan diri kita, dan Tuhan sendiri yang mengisi, kita harus bisa dikirim kemana aja, kemana air mau mengalir. Kita harus bisa membuang segala rasa perlu "diingat" karena tugas pipa cuma mengaliri aja tanpa perlu diingat apakah dia berjasa atau nggak.

Semoga kita yang udah diberkati Tuhan, bisa menjadi berkat / pipa buat Tuhan! Amin

Tuesday, January 1, 2019

January 01, 2019

2019's Resolution



Happy New Year 2019!!! Should I be joyful?

For me, resolution is not always every year, because I think every resolution or maybe goal is not always accomplished within a year; it takes process, yet it marks a new spirit, a new page for everyone.

First of all I would like to thankful to Jesus Christ, my heavenly father, who never cease to pour out His blessings, His protection over me throughout my years here, I think it's the most important thing we have to realize over and over again-- He is good all the time. Throughout 2018 I have seen like Tsunami, landslides, earthquakes, tornadoes hit Indonesia within a month in December and also an airplane crushed this year. I hope that all of the victims can rest in peace and God give comfort for the victims' family. I have no idea if I were in that position, but may it remind us always that God is great, and we are just like a dust on His foot. 

We are lost, we are wicked, we are sinful yet loved and redeemed by Amazing Grace

And these are 3 points to be my list in 2019 :


  • BE FAITHFUL

for this year I don't have any specific dream or goal to be accomplished, sounds weird, huh?

But I have learn a lot from 2018, that God asks me to be more faithful for the "smallest thing".
I used to dream BIG, expect BIG result, but I forget the process. All of them take PROCESS, and God wants me to concern to SMALL THING before to the big ones.

And what's important now, I want to be grateful & grateful for my family, my friends, my daily bread, a home, a job that God has given me. I want to spend more time with my family, my dog and working hard to every work He has given me even if it's the smallest work; in order to delight Him, and a form of gratitude for him. 


  • AWARE of MY IDENTITY

I hope you all and me be aware always this year that we are precious ones, we are loved. I want to be aware of my true identity here; there is nothing more amazing than knowing I'm a beloved child of God. I'm wicked yet loved, I'm spoiled yet wanted, I'm lost yet saved. I want to learn over and over to accept myself as the Lord accept me, and love others as the Lord love them. And to find out my purpose that God has designed for me here. This is hard and sounds weird, but this year, I want to learn to give up all of my personal ambition and let Him take control of what He is going to do through me.

  • TO PLEASE HIM 

I always think to obey Him so that I can delight Him. But before we delight Him, we have to know first our Lord. That :

* He is Love; whatever we do for Him, do it by love. When writing this, I feel a half hypocrite that most of my deed is done not because of love; I do it because I have to, because this is my job, and this is my responsibility. 
And God reminds me through someone that God does not want we please Him because of compulsion. 
He wants us to please Him because we ENJOY it. Because we love to do it. I think "love" will become the most concern for me this year. 

* And I always think about what can I do more for Him, then He answer my question through this verse:

  Matthew 25:40 'Truly I tell you, whatever you did for one of the least of these brothers and sisters of mine, you did for me.' 

Don't you think this is the most ordinary request and sounds worthless at once that comes out of a King's mouth? But it which makes our Lord EXTRAORDINARY. He doesn't ask us to give Him branded clothes, big castle, diamond, gold, or give much money to the church, yet He said whatever we do for the least we do it for Him.

Jesus always manages to make me amazed & touched. 💓💓

Well that is from me for 2019. May you all have wonderful years ahead. And May God still continue to pour out His blessings, His protection over us till we meet face to face with Him someday.

God bless you!