Wednesday, August 26, 2020

August 26, 2020

Rekomendasi Buku-Buku Kristen

 Syalom! Semoga dalam keadaan sehat selalu 😊 

Nggak berasa, sejak Maret 2020 sudah 5 bulan we have been dealing with covid-19. Disini aku mau merekomendasikan beberapa buku yang aku baca dan memberkati aku untuk mengenal Injil lebih dalam. 

Ini dia buku-bukunya :


1. WHEN I DON'T DESIRE GOD - JOHN PIPER 



2.  ENCOUNTERS WITH JESUS - TIMOTHY KELLER



3. THE PURPOSE DRIVEN LIFE - RICK WARREN 




August 26, 2020

Yesus adalah Berkat & Jawaban

https://www.fpcnorfolk.org/love-ran-red-blog/2015/3/2/grace-changes-everything


Sebagian pandangan mungkin mengira orang kristen yang sangat terberkati adalah orang kristen yang berkelimpahan; harta, kesuksesan, jabatan, dan berbagai achievement lainnya. Dan orang yang nggak memiliki itu 'mungkin' berkat Tuhan yang mengalir 'sedikit' atau kurang deket sama Tuhan. Jujur sebelum aku benar-benar mengenal Tuhan, buat aku nggak mudah untuk bisa selalu bersyukur dan "bahagia" dalam hidup ini, terkadang aku nggak bisa membedakan antara 'bersyukur ataupun ketika kita harus 'ambisius' dalam mengejar impian.


Di instagram pun banyak banget anak muda yang bisa dibilang 'influencer positif' dari bagaimana mereka memberikan contoh semangat untuk anak muda lainnya dalam menggapai kesuksesan di usia yang sangat terbilang muda.

Sampai akhirnya aku berfikir  bahwa aku kurang, minder, iri hati muncul dan mulai membandingkan. Aku merasa aku nggak punya kualifikasi untuk bisa sukses seperti itu--- dan itu membuat aku menjadi benar-benar self-centered

Sampai akhirnya setelah aku mengenal Tuhan, aku baru menyadari bahwa kekayaan dan berkat orang kristen sebenernya bukan terletak pada materi, pencapaian, dll, tapi berkat dan anugrah terbesar orang Kristen adalah ya Kristus sendiri. Maka dari itu aku inget kata John Piper yang bilang bahwa :

Tuhan paling dimuliakan ketika kita paling merasa puas di dalam Dia. 

Dan yang mengubahkan aku menjadi "UTUH" dan berkelimpahan "SUKACITA" adalah KEINDAHAN INJIL yang mana adalah KRISTUS itu sendiri. Aku baru paham arti "CHRIST IS ENOUGH" atau mungkin malah "CHRIST IS MORE THAN ENOUGH"

Maka dari itu aku baru paham ayat ini :

Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin , sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya. 
(2 Korintus 8:9)

(Matius 16:26) (TL) Apakah untungnya kepada seorang, jikalau ia beroleh segenap dunia ini, tetapi jiwanya binasa? Atau apakah yang patut diberi orang akan menebus jiwanya? 

Aku baru mengerti bahwa poin Injil keseluruhan adalah HIDUP KEKAL BERSAMA KRISTUS. Sebelum aku mengenal Tuhan lebih dalam dan belum merasakan Kasih Karunia Tuhan, aku merasa bahwa Injil membantu kita untuk tidak berkekurangan secara materi, membantu kita meraih kesuksesan, apapun pekerjaan yang kita lakukan punya jaminan pasti berhasil dan diberkati Tuhan secara berkelimpahan, sehingga Tuhan "belum" cukup. 

Tapi ketika aku mulai membaca Injil dari Perjanjian lama - Perjanjian Baru, dan melihat bagaimana kasih setia Tuhan, kesabaran Tuhan, karakter Tuhan, Ajaibnya Tuhan, hingga akhirnya Kristus datang menggenapi untuk menebus aku, aku baru mulai merasakan bahwa Tuhan Yesus CUKUP, sangat sangat CUKUP dan Tuhan Yesus lah JAWABAN

Kasih Karunia adalah Anugrah terindah yang Tuhan berikan kepada manusia. Penebusan Tuhan adalah Kasih Karunia yang melayakan kita untuk mampu mendekatkan kita dengan kekudusan Tuhan, dan aku bersyukur bahwa Tuhan yang aku layani bukanlah Tuhan yang menggantungkan KasihNya karena perbuatanku. 

Penebusan Yesus sudah cukup. Ketaatan dan darahNya di salib membuat aku merdeka untuk melayani Dia tanpa memperhitungkan apakah aku sudah cukup layak ? apakah pelayanan aku sudah cukup sempurna? apakah aku sudah cukup berguna sebagai manusia? Apakah kebaikanku sudah cukup banyak untuk membanggakan Tuhan? Dan apakah perbuatan-perbuatan terpuji yang aku lakukan sudah membuat aku cukup untuk dekat dengan Tuhan? 

No, Allah Bapa tidak melihat lagi pribadiku, yang Ia lihat adalah ketaatan Kristus sehingga membebaskan aku dari hukum-hukum agama, tradisi-tradisi agama, sehingga aku dapat melayani Tuhan dengan merdeka. Ketaatan Kristus SUDAH CUKUP untuk melayakkan aku dalam hadirat Bapa.

“Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.” (Roma 3:25).

 Kristus mengorbankan darah nyawa-Nya untuk membebaskan kita, yang bermaksud bahawa dosa-dosa kita sekarang telah diampuni. Kristus melakukan ini kerana Tuhan sangat baik kepada kita. Tuhan mempunyai kebijaksanaan dan pengertian yang besar (Efesus 1: 7)

Aku nggak menampik segala pencapaian, kelimpahan adalah berkat dari Tuhan, namun yang membuat pikiran ku berbeda setelah mengenal Injil adalah bahwa PEMILIK hati kita HANYALAH milik KRISTUS, bukan uang dan berkat Tuhan yang lain. Sehingga apapun kondisi yang kita alami TIDAK MENGUBAH SUKACITA kita, karena sukacita kita hanya di dalam TUHAN. Dan Tuhan Yesus tidak pernah berubah. 

Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. (Ibrani 13:8)


Mengenal KRISTUS adalah sebuah Anugrah Terbesar, karena Kristus sendiri yang memilih kita. 

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. 
(Yohanes 15:16)

Tetaplah menjalin hubungan dengan Tuhan Yesus dengan membaca FirmanNya, karena hanya itulah jalan satu-satunya untuk dapat bertumbuh dan mengenal keindahan Dia dengan MEMBANGUN HUBUNGAN bukan hanya sekedar tau, sehingga kita dapat berkelimpahan BUAH KESELAMATAN pada Galatia 5:22-23

Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.  Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. 
(Yohanes 15:4-5).

Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan,  dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran. 
(Hosea 6:6)


 Kiranya damai sukacita Tuhan yang melampaui segala akal & Roh Kudus akan selalu membimbing kita hingga kita bersatu dengan Kristus. 

Tuhan memberkati