Mengasihi Jaman Now Vs Mengasihi Jaman Old
![]() |
| www.todaysparent.com |
(Yohanes 13 : 14) Aku memberi perintah baru kepadamu, yaitu hendaklah kamu saling mengasihi. Seperti Aku sudah mengasihi kamu, kamu pun harus saling mengasihi.
Injil di Yohanes dengan tema mengasihi jadi highlight dalam misa minggu kemarin, tapi yang harus digaris bawahi adalah ketika Yesus bilang bahwa itu adalah "perintah baru", dan apa bedanya mengasihi dengan Perjanjian Lama?
Well, sebenarnya aku juga belum terlalu katam Alkitab, tapi kalau bisa aku renungkan mengasihi Yesus dalam Perjanjian Baru (PB) standarisasinya justru lebih berat dari Perjanjian Lama (PL). Kalau di PL fokus utamanya adalah umat Israel dan mengasihi sesama umat Israel, tapi dalam PB Yesus memperbaharui perintah tersebut untuk mengasihi sesama kita manusia terlepas dari suku, bangsa, agama, bahkan terlepas dari kebaikan orang itu yang patut kita kasihi.
(Matius 5:46) Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
Aku inget sempet ditegur Tuhan soal mengasihi. Sejujurnya untuk tulus dalam pekerjaan itu nggak mudah & kadang aku lebih suka bekerja secara profesionalitas pure, ranah ku ya ranah ku, ranah dia ya ranah dia, itu yang aku tanemin dalam pikiranku.
Pernah suatu ketika ada masalah pekerjaan terkait yang bukan ranah ku, dan di sini ranah ku sudah selesai. Tapi justru pekerjaanku yang bersifat sekedar support, disalah artikan sama temen kantor kuyang justru malah nggak bisa mengahargai hal itu. Aku sempet dongkol banget, karena aku orangnya to the point, akhirnyalah aku bicara langsung ke orang kantor ku kalau itu sudah bukan ranah ku & jobdesk ku. Di akhir aku merasa fine aja untuk sebel sebenarnya, karena aku ngerasa aku benar, justru kalau ada hal yang perlu berterima kasih & minta maaf seharusnya dari pihak rekanku bukan aku. Sampai akhirnya aku ditegur Tuhan dengan ayat ini
Lukas 6:35 (TB) Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.
Gosh, ayat itu adalah injil di Gereja ku tepat sehari setelah aku merasakan hal itu. Dan akhirnya aku sadar, memang perintah baru Yesus nggak hanya cuma mengasihi yang BERBEDA RAS, BUDAYA, LATAR BELAKANG, bahkan ketika dia nggak bisa berterima kasih & nggak patut untuk dikasihi.
Semoga kita semakin peka untuk panggilan mengasihi yang memang menurutku hukum tersulit yang pernah ada hha. Namun mungkin itulah Tuhan ya, we love others because WE ARE LOVED FIRST; and we give others because WE ARE GIVEN FIRST.
May we can always be the agents of peace on this earth.
Amen
Lukas 6:35 (TB) Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.
Gosh, ayat itu adalah injil di Gereja ku tepat sehari setelah aku merasakan hal itu. Dan akhirnya aku sadar, memang perintah baru Yesus nggak hanya cuma mengasihi yang BERBEDA RAS, BUDAYA, LATAR BELAKANG, bahkan ketika dia nggak bisa berterima kasih & nggak patut untuk dikasihi.
Semoga kita semakin peka untuk panggilan mengasihi yang memang menurutku hukum tersulit yang pernah ada hha. Namun mungkin itulah Tuhan ya, we love others because WE ARE LOVED FIRST; and we give others because WE ARE GIVEN FIRST.
May we can always be the agents of peace on this earth.
Amen

Permasalahan ini mirip2 sama yang sedang aku rasakan hanya saja saya lebih komplit dari segala penjuru.memang saya berbeda keyakinan dgn sdri theresia melinda tapi nabi besar Muhamad SAW ternyata juga mengajarkan demikian sama persis apa yang sdri melinda lakukan.hinaan makian bahka ancaman pembunuhan pun dia (Bagida Nabi Muhamad SAW) rasakan...semoga ini bisa menjadi pelajaran berharga buat manusia pada umumnya.Amin YRA
ReplyDelete